BACA JUGA

Truk Pengangkut Galian C Nyaris Terbalik

EMPAT LAWANG- Diduga akibat kelebihan muatan, sebuah dump truk Nopol BG 8584 G pengangkut material galian C, Kamis (21/10) nyaris terbalik Jalinsumteng Talang Gunung. Akibatnya dump truk milik PT Sindang Broders itu mengalami kerusakan cukup parah, sementara sopirnya Sarnubi (30) berhasil menyelamatkan diri.

Informasi dihimpun wartawan koran ini, kronologis kejadian bermula truk naas itu melaju dengan kecepatan sedang dari arah Tebing Tinggi menuju Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura). Diduga truk pengangkut material galian C jenis batu sungai itu melebihi muatan. Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba truk mundur terjungkal hingga terperosok.

Meskipun saat kejadian Sarnubi sempat mencoba menekan rem, namun tetep saja tiba mengendalikan truk. Saat truk berjalan dalam posisi mundur, sang sopir mengambil inisiatif keluar mengganjal bannya dengan balok kayu.
“Truk sempat diganjal, tapi tidak kuat karena tanjakan cukup curam,” kata Sarnubi disela melakukan evakuasi unit dump truk miliknya.

Untuk diektahui, dump truk tersebut mengangkut material galian C dari quari Desa Seguring. Selanjutnya material dibawa menuju Kecamatan Muara beliti Kabupaten Mura

Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suparlan melalui Kanit Lantas AKP M Ali Rahman membenarkan adanya Lakalantas tunggal tersebut. Setelah mendapat laporan kejadian, pihaknya langsung menurunkan tim melakukan penertiban lalu lintas dilokasi kejadian. “Mengenai penyebab kejadian diduga karena muatan terlalu berat, saat ini dump truk dilakukan evakuasi. Kami himbau kepada pengguna jalan, agar berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas,” terang Ali Rachman. (02)

10.02 | Posted in | Read More »

Stan Kabupaten Mura Juara Pertama

*Festival SS dan Linggau Expo Ditutup
LUBUKLINGGAU–Stan Kabupaten Musi Rawas (Mura) mendapat peringkat pertama pameran Linggau Expo di Lapangan Merdeka, Lubuklinggau, berlangsung 16 Oktober-20 Oktober 2010. Kemudian juara kedua disusul stan TP PKK Kota Lubuklinggau, serta Kabupaten Empat Lawang juara ketiga.

Hasil ini diumumkan pada acara penutupan
Festival Sebiduk Semare (SS) serta pameran Linggau Expo di alun-alun kota, tadi malam (20/19).

Acara penutupan ini dimeriahkan langsung oleh Band Wonder Boys, dan artis KDI 5 Dewi dan Vita. Kemudian tak kalah Band–band lokal dari Kota Lubuklinggau dan sekitarnya ikut memeriahkan acara penutupan ditonton ribuan penonton.

Acara penutupan Festival Sebiduk Semare dihadiri juga beberapa perwakilan kepala daerah, seperti Kepala Daerah Kabupaten Empat Lawang, Jambi, Bukit tinggi dan sebagainya. Kemudian Wawako, SN Prana Putra Sohe, Sekda, Akisropi, unsur muspida dan pejabat Pemkot Lubuklinggau.

Sekda Akisropi dalam sambutanya mengatakan, dengan terselenggaranya Linggau Expo ni dapat memperkenalkan seni dan budaya Kota Lubuklingau kepada kabupaten lain.

“Kemudian meningkatkan kualitas masyarakat terhadap produk Kota Lubuklinggau,” kata Akisropi.

Ia meneruskan pada acara Linggau Expo diselengarakan beberapa lomba diantaranya, makanan dan masakan daerah. “Kemudian pameran dari ciri khas daerah masing-masing,” terangnya.

Dikatakanya setelah acara Linggau Expo selesai, pada November nanti akan diadakan lagi berbagai macam perlombaan diantaranya, perlombaan sepeda gunung di Bukit Sulap.
“Mudah- mudahan dengan adanya Linggau Exspo kesenian dan kebudayaan akan terus lestari, terutama kesenian dan kebudayaan Kota Lubuklinggau,” harapnya.

Sementara itu Wawako Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe mengatakan terselengganya Linggau Expo bukan hanya berkat Pemkot Lubuklinggau. “Akan tetapi berkat dukungan masyarakat sehingga acara Linggau Expo berjalan tertib, aman dan lancar,” ungkap Prana Sohe.

Dikatakanya dengan acara ini kesenian dan kebudayaan kita dapat dikenal oleh kabupaten lain. Setelah Linggau Expo selesai kita menyelengarakan perlombaan diataranya pada Nopember diadakan lomba sepeda gunung di Bukit Sulap. “Sebagian pesertanya dari negara luar ada sembilan negara,” katanya.
Kembali ia menambahkan pada Desember diadakan lomba Grastrack tingkat Nasional dengan lokasi di lapangan Kayu Ara. (05)

02.43 | Posted in | Read More »

Murid SD Temukan Mayat Bayi Tanpa Kepala

LUBUKLINGGAU-Warga Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, dihebohkan penemuan sesosok mayat bayi tanpa kepala, tangan kanan dan kiri, alat kelamin serta kaki kanan.

Bayi yang diperkirakan jenis kelamin laki-laki ini ditemukan membusuk dan mengapung, dengan posisi berputar-putar terbawa pusaran air, Rabu (20/10), sekitar pukul 12.00 WIB, disaluran irigasi RT 06 Kelurahan Siring Agung.

Hingga berita naik cetak, penyebab kematian dan pelaku pembuang bayi ini masih dalam penyelidikan polisi. Dan jasad bayi malang yang dibungkus kain batik dalam kardus disemayamkan di kamar Mayat RS dr Sobirin Mura.

Febi Adha Herianto (9), murid kelas 4 SD Negeri 6 Lubuklinggau kepada wartawan koran ini di lokasi kejadian mengaku dirinya pertama kali menemukan mayat bayi tanpa kepala itu. “Aku nak mandi samo Ifan di sungai, aku nengok mayat bayi itu seperti bangkai moyet,” ungkap warga RT 07 Kelurahan Siring Agung ini.

Ternyata mayat bayi, sambung Febi. Lalu ia memberitahukan temuannnya itu kepada salah seorang warga setempat, Sahiri. Kemudian diteruskan ke Ketua RT 06 Siring Agung Pikmal, dan dilaporkan ke Polsek Lubuklinggau Selatan.

Menerima laporan tadi, Kapolsek Lubuklinggau Selatan AKP Robinson, bersama beberapa anggota mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya melakukan evakuasi mayat bayi tersebut, dan dibawa ke RS dr Sobirin Musi Rawas (Mura) untuk divisum et repertum.

Salah seorang tim medis RS dr Sobirin Mura dr Edward, kepada wartawan koran ini mengungkapkan, kemungkinan bayi itu sudah tenggelam di dalam air sekitar 5 hari sehingga menyebabkan sejumlah anggota tubuhnya menghilang.

“Hasil visum sementara, jenis kelamin bayi itu laki-laki, karena ada skortum (kantung, terdiri dari kulit dan otot yang membungkus testis atau buah zakar). Kepala, kedua tangan dan kaki kanan tidak ada. Penyebab hilangnya sejumlah anggota tubuhnya karena gesekan batu, kayu, atau dimakan hewan air (Ikan) sebab sudah cukup lama terendam di dalam air,” jelasnya.

Kapolres Kota Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan, melalui Kasat Reskrim AKP Jhonson Nadapdap, membenarkan adanya penemuan mayat bayi. Kini anggotanya sedang melakukan penyelidikan penyebab kematian dan pelaku pembuangan bayi tadi. “Kami belum dapat memberikan kesimpulan apapun, tapi kami sudah menerjunkan personil untuk menyelidiki penemuan bayi itu,” jelasnya.(08

02.43 | Posted in | Read More »

Arsip Berita

Komentar Terbaru

Berita Terbaru